Alat Seduh Kopi Manual Yang Wajib Kamu Tau

Halo Kims!

Pada postingan kali ini, Kami mau sharing tentang beberapa alat seduh manual kopi yang wajib Kamu ketahui. “Mau seduh kopi aja repot banget sih? tinggal masukkan kopi ke dalam gelas, tuang air panas, aduk dengan sendok, selesai. Ngapain harus pakai alat segala?”. Ya, itu adalah kebanyakan orang tau dengan metode membuat Kopi Tubruk. Kenapa harus menggunakan alat? ini dia salah satu seninya bagi para Coffee Lovers dalam menikmati rasa kopi sebenarnya yang ada di dalam kopi tersebut.

Inilah beberapa alat seduh manual kopi yang akan Kami share dalam postingan kali ini, antara lain French Press, Chemex, V60 Drip, Siphon, Aeropress dan Moka Pot.

FRENCH PRESS

French Press - Kims Coffee
Fench Press menggunakan Plunger untuk mengekstrak rasa kopi

French Press menggunakan sebuah Plunger (pendorong) untuk menekan air panas yang bercampur bubuk kopi untuk mengekstrak rasa dan minyak yang terkandung didalam kopi tersebut. Air panas dan bubuk kopi yang telah bercampur, kemudian ditekan kebawah menggunakan Plunger. Plunger memiliki filter untuk memastikan bubuk kopi tidak tercampur dengan air, sehingga Kita dapat menikmati rasa dari kopi tersebut tanpa ampas. Jika menggunakan alat ini, gilingan bubuk kopi harus lebih kasar dari yang biasanya digunakan dalam Drip Coffee.

Hasil menggunakan alat French Press ini bisa menyerap lebih banyak rasa dan minyak yang terkandung dari campuran kopi secara langsung, bukan melalui filter kertas. Dan kemungkinan bubuk kopi bocor melalui Plunger masih ada, tetapi sangatlah sedikit.

Nah, ini perlengkapan yang biasanya digunakan Barista dalam meracik kopi menggunakan alat French Press:
– French Press
– Ketel (kettle)
– Biji Kopi (roasting)
– Gilingan (grinder)
– Penghitung Waktu (timer)
– Timbangan Digital (digital scale)
– Sendok Kayu (wooden spoon)

Rekomendasi Kami jika Kamu ingin membuat Kopi menggunakan alat French Press:
– 26g Kopi untuk 385g (13oz) air.
– 34g Kopi untuk 500g (17oz) air.
– 60g Kopi untuk 975g (33oz) air.
– Gunakan biji kopi yang masih fresh, disarankan 12-36 jam setelah roasting (panggang).
– Tingkat gilingan bubuk kopi kasar, seperti garam.
– Waktu kopi meresap selama 4 menit.

CHEMEX

Chemex - Kims Coffee
Chemex menggunakan filter kertas yang tebal dan corong khusus

Chemex adalah salah satu jenis alat seduh manual kopi yang namanya dinamai sesuai dengan nama perusahaan yang memproduksi alat ini. Chemex seperti jam pasir berbentuk buah labu yang elegan serta filter eksklusif yang lebih tebal dari filter Coffee Drip biasanya. Hal yang menarik dengan menggunakan alat ini yaitu terdapat “blooming” pada kopi saat air membasahi bagian bubuk kopi sebelum bubuk kopi benar-benar terseduh.

Langkah pertama adalah menempatkan bubuk kopi diatas filter kertas pada dasar bagian leher corong, memanaskan air secara terpisah. Kemudian tuangkan air panas tersebut secukupnya untuk membasahi bubuk kopi dan menunggu sedikit sampai kopi terlihat mekar, kemudian sambil terus menuangkan air panas ke dalam corong dengan gerakan melingkar perlahan sampai jumlah air kopi seduh yang diinginkan.

Hasil menggunakan alat Chemex agak kurang kuat dibandingkan dengan French Press, tetapi tidak ada ampas yang disebabkan oleh filter yang lebih tebal. Chemex dan V60 Drip sangat mirip dari segi teknik tetapi filter kertas yang digunakan pada Chemex jauh lebih tebal sehingga menyebabkan minuman secara keseluruhan lebih manis dan alami sehingga memiliki cita rasa tertentu.

Nah, ini perlengkapan yang biasanya digunakan Barista dalam meracik kopi menggunakan alat Chemex:
– Chemex + Filter
– Ketel (kettle)
– Biji Kopi (roasting)
– Gilingan (grinder)
– Penghitung Waktu (timer)
– Timbangan Digital (digital scale)

Rekomendasi Kami jika Kamu ingin membuat Kopi menggunakan alat Chemex:
– 48g Kopi untuk dan gunakan 100g air untuk “blooming”, dan setelah itu biarkan berhenti mengalir setelah Kamu mencapai 710g (24 oz).
– Tingkat gilingan bubuk kopi kasar, seperti garam.
– Waktu untuk “bloom” sekitar 90 detik.
– Waktu penuangan tidak lebih dari 4 menit (maksimal).

V60 DRIP

V60 Drip - Kims Coffee.jpg
V60 Drip menggunakan filter kertas dan kerucut keramik silinder

V60 Dripper dibuat oleh sebuah perusahaan bernama HARIO dan alat ini sangat populer baik di kalangan Coffee Lovers dan Barista. Material pada drip ini sebenarnya ada pada keramik silinder dengan lubang yang mengerucut dibagian bawahnya. Lubang tersebut membiarkan bubuk kopi dan air meresap hingga tetesan air turun ke bawah. Rahasia menyeduh menggunakan  V60 Drip adalah teknik yang digunakan pada saat menuangkan air panas ke dalam kerucut. Kurang lebih tekniknya sama saat menggunakan Chemex, menuangkan air dengan gerakan melingkar perlahan di sekitar bagian atas kerucut. Biarkan menetes sesekali dan tunggu hasilnya. HARIO juga memproduksi Kettle terpisah yang disebut dengan Ketel Buono yang memiliki moncong panjang dan berleher sempit (seperti hewan angsa) agar pada saat proses menuangkan dengan gerakan melingkar jauh lebih mudah.

Mirip dengan Chemex, bubuk kopi yang sudah dituangkan air panas harus “blooming” untuk mendapatkan cita rasa yang lebih berkualitas. Trik untuk blooming bahkan saturation nya sama dengan bubuk kopi, Kamu harus menuangkan air dengan perlahan dan pola melingkar berlawanan dengan arah jarum jam.

Hasil menggunakan alat V60 Drip ini secara keseluruhan memberikan keseimbangan antara penyajian secangkir cepat dan kenyaman. Metode alat ini menjadi salah satu favorit dikalangan Barista. Karena sangat sedikit ampas yang bocor pada minuman dibandingkan menggunakan alat French Press karena penggunaan filter kertas yang ada pada V60 Drip.

Nah, ini perlengkapan yang biasanya digunakan Barista dalam meracik kopi menggunakan alat V60 Drip:
– V60 Drip
– Kertas Filter (paper filter)
– Ketel (kettle)
– Biji Kopi (roasting)
– Gilingan (grinder)
– Penghitung Waktu (timer)
– Timbangan Digital (digital scale)

Rekomendasi Kami jika Kamu ingin membuat Kopi menggunakan alat V60 Drip:
– 28g Kopi untuk dan gunakan 60g air untuk “blooming”, dan setelah itu biarkan berhenti mengalir setelah Kamu mencapai 415g.
– Gunakan biji kopi yang masih fresh, disarankan 12-36 jam setelah roasting (panggang).
– Tingkat gilingan bubuk kopi di level Medium.
– Waktu blooming tergantung tanggal roasting. Jika kopi dalam waktu satu minggu dari tanggal roasting, blooming selama 1 menit. jika lebih dari satu minggu, waktu blooming cukup 45 detik.
– Waktu seduh antara 2-2,5 menit sampai tetes melambat hingga pada kecepatan yang konsisten.

SIPHON

Siphon - Kims Coffee
Siphon menggunakan tekanan uap dan magic

Siphon dikenal sebagai alat seduh manual pembuat kopi vakum, ide alat seduh Siphon sendiri adalah dengan menggunakan dua ruang di mana tekanan uap dan vakum dapat menghasilkan kopi. Proses keseluruhan mungkin terlihat rumit, tetapi jika dilakukan dengan benar maka akan menghasilkan secangkir kopi bersih tanpa ampas dan hasilnya sangat memuaskan. Komponen atas disebut Hopper (corong) dan komponen bawah disebut Bulb (bohlam).

Filter terletak di antara Hopper dan Bulb. Bulb diletakkan di atas Heater untuk menimbulkan tekanan uap. Kekuatan tekanan air ini naik ke bagian Hopper yang akan bercampur dengan bubuk kopi. Ketika sebagian besar air pada Bulb telah pindah ke Hopper, segera singkirkan Heater. Setelah Heater disingkirkan, maka Bulb menjadi dingin dan kopi yang ada pada Hopper masih menetes kembali ke Bulb. Bulb berisi hasil kopi yang Kamu minum.

Hasil menggunakan alat Siphon adalah rasa pada kopi menjadi kuat dan sangat halus tanpa ampas. Membuat secangkir kopi yang luar biasa dengan cara yang cukup rumit. Metode yang menggukanan alat Siphon menekankan cita rasa segar dan tajam. Jika Kamu menggunakan Siphon dengan cara yang salah, kopi yang Kamu buat akan terasa seperti kacang bakar *Yuck :p.

Nah, ini perlengkapan yang biasanya digunakan Barista dalam meracik kopi menggunakan alat Siphon:
– Siphon Set
– Sumber Panas / Heater (heat source)
– Ketel (kettle)
– Biji Kopi (roasting)
– Gilingan (grinder)
Sendok Kayu (wooden spoon)
Thermometer
– Penghitung Waktu (timer)
– Timbangan Digital (digital scale)

Rekomendasi Kami jika Kamu ingin membuat Kopi menggunakan alat Siphon:
– 26g bubuk kopi pada Hopper dan gunakan 375g air lebih rendah pada Bulb.
– Biasanya, bubuk kopi ditambahkan pada Hopper setelah semua air pada Bulb naik ke Hopper. Disini Kami anjurkan untuk mengaduk dan pastikan semua bubuk kopi teraduk rata bercampur dengan air.
– Setelah bubuk kopi bercampur dengan air pada bagian Hopper, beberapa barista biasanya terus mengaduk untuk menghindari kerak ampas yang terbentuk.

AEROPRESS

Aeropress - Kims Coffee
Aeropress menggunakan tekanan udara dan kertas filter

Aeropress adalah cara yang sangat cepat dan nyaman untuk membuat kopi. Alat ini diciptakan pada tahun 2005 oleh Aerobie. Konsep ini mirip dengan French Press, seperti Kamu menggunakan tekanan udara untuk menekan kopi ke tabung bagian bawah. Rahasia untuk secangkir kopi menggunakan alat ini adalah dengan mencatat waktu kecepatan, dengan menggunakan suhu air yang tepat, dan menggunakan biji kopi yang masih segar.

Menggunakan Aeropress dengan metode terbalik sangat populer di kalangan Barista. Pada metode terbalik, Aeropress dibalikkan dan pada satu sisi lainnya untuk menekan plunger. Sangat penting untuk Kamu menggunakan timbangan digital (digital scale) dan meletakkan Aeropress diatas digital scale sehingga Kamu dapat mengukur jumlah akurat dari air dan kopi. Filter kertas ditambahkan pada cap yang dilepas lalu bubuk kopi dimasukkan ke tabung dari bagian atas. Kemudian tuangkan air panas untuk mulai menyeduh kopi dan aduk. Setelah meresap dan tercampur rata, dorong plunger Aeropress ke bagian bawah dan Kamu bisa langsung menikmati kopi yang dibuat menggunakan Aeropress.

Hasil menggunakan Aeropress secara keseluruhan memberikan secangkir kopi yang agak asam dibandingkan Coffee Drip lainnya yang memiliki banyak fokus cita rasa.

Nah, ini perlengkapan yang biasanya digunakan Barista dalam meracik kopi menggunakan alat Aeropress:
– Aeropress
– Kertas Filter (paper filter)
– Ketel (kettle)
– Biji Kopi (roasting)
– Gilingan (grinder)
– Penghitung Waktu (timer)
– Timbangan Digital (digital scale)
Sendok Kayu (wooden spoon)

Rekomendasi Kami jika Kamu ingin membuat Kopi menggunakan alat Aeropress:
– 15g bubuk kopi, panaskan 400g air. Kamu akan menuangkan 30g air pertama, kemudian 160g ari untuk yang kedua kali nya.
– Gunakan biji kopi yang masih fresh, disarankan 12-36 jam setelah roasting (panggang).

MOKA POT

BLUE BOTTLE
Moka Pot menggunakan tekanan uap dari air panas

Banyak alasan untuk menykai alat ini. Alat ini sederhana, terjangkau, portabel, dan dapat menghasilkan kopi yang sangat baik. Air panas ditambahkan ke bagian bawah Moka Pot dan bubuk kopi ditambahkan tepat di bagian atas. Kemudian Moka Pot dipanaskan diatas kompor. Panas yang menyebabkan air naik ke atas bagian Moka Pot melalui filter dan hasil minuman dihasilkan dari aliran yang naik ke bagian atas.

Rahasia untuk menghasilkan kopi yang baik menggunakan Moka Pot adalah waktu dalam mendinginkan Moka Pot setelah kopi selesai diekstrak. Cara ini bisa dengan mudah untuk kopi terpisah dari rasa logam Moka Pot. Gunakan handuk dingin atau taruh Moka Pot di dalam air dingin untuk menghentikan ekstraksi lebih jauh. Kebanyakan orang hanya menggunakan Moka Pot untuk menghasilkan jumlah kopi yang sangat kecil kopi baru kemudian menambahkan air panas setelah itu.

Hasil dari menggunakan Moka Pot bisa dengan mudah mengacaukan dan menimbulkan rasa yang aneh jika Moka Pot tidak dalam kondisi bersih. Namun, jika Moka Pot digunakan dengan baik maka Moka Pot bisa menghasilkan kopi dengan kualitas yang hebat.

Nah, ini perlengkapan yang biasanya digunakan Barista dalam meracik kopi menggunakan alat Moka Pot:
– Moka Pot
– Kompor (stove)
– Ketel (kettle)
– Biji Kopi (roasting)
– Gilingan (grinder)
– Penghitung Waktu (timer)
– Timbangan Digital (digital scale)
Sendok Kayu (wooden spoon)

Rekomendasi Kami jika Kamu ingin membuat Kopi menggunakan alat Moka Pot:
– Pastikan bubuk kopi rata dan tersalur melalui porta-filter. Gunakan jari telunjuk.
– Gunakan biji kopi yang masih fresh, disarankan 12-36 jam setelah roasting (panggang).
– Jika Kamu sering menggunakan Moka Pot, pastikan setelah menggunakan Moka Pot langsung dibilas dan bersihkan. Karena minyak yang terkandung pada kopi sebelumnya bisa menempel jika didiamkan terlalu lama sehingga menimbulkan rasa asam dan pahit berlebih pada kopi berikutnya.

Ya itulah beberapa alat kopi seduh manual yang bisa Kami share. Cukup menarik untuk dimiliki bukan?. Selain itu, alat kopi seduh manual ini juga bisa Kamu jadikan alternatif untuk diberikan sebagai hadiah untuk orang terdekatmu. Untuk Coffee Lovers, kurang lengkap yaa rasanya kalau Kamu belum punya salah satu dari alat kopi seduh manual ini, hehe.

Untuk Kamu yang ingin mengetahui lebih jelas cara membuat kopi menggunakan alat seduh manual, tunggu postingan Kami berikutnya yaa.

Photo’s by: tasteritoskaren allena, foodal, robusta, groupon, capcoprasters, revolusikopi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s